
Ga semua suami sebegininya saat ditinggal istri meninggal dunia..
Pak Kurniawan (46th) selama ini dengan keterbatasannya pontang panting berjuang demi istrinya yang kanker serviks. Namun perjuangannya harus berhenti saat sang istri dipanggil Sang Pencipta. Sebulan yang lalu, hatinya remuk hancur kehilangan istri tercinta, yang telah Ia perjuangkan kesembuhannya.
Kehilangan ini meninggalkan kesedihan yang dalam bagi Pak Kurniawan, namun hidup tak memberi waktu untuknya berlama-lama berduka.
Setiap hari dengan bertumpu pada satu kaki, Pak Kurniawan keliling jualan koran untuk bangkit melanjutkan kehidupan. Penghasilannya sangat terbatas, jika seluruh koran yang dijual habis, ia hanya membawa pulang Rp30.000 per hari, namun apabila masih tersisa, sisa kerugian harus ia tanggung sendiri.

Tapi untuk mendapat 30.000 rupiah sangat sulit sekarang ini, karena koran tidak lagi diminati. Kalah dengan berita online yang bisa diakses melalui telpon genggam.

Kontrakan setiap bulan menanti dibayar, ingin rasanya Pak Kurniawan ganti pekerjaan tapi siapa yang mau menerima dan memberi kesempatan untuknya?
Keterbatasan fisik, kesedihan yang mendalam dan tekanan hidup jadi himpitan bagi Pak Kurniawan..

Adakah Orang Baik yang mau menghibur Pak Kurniawan dengan memberi bantuan kehidupan untuk sedikit ringankan bebannya?
Bantu Pak Kurniawan dengan klik:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
---
Atau gunakan fitur laporan dengan mengklik tombol laporan dibawah ini
![]()
Menanti doa-doa orang baik