
“Selagi Tuhan masih mampukan saya untuk ngojek dari subuh sampai malam, saya akan jalani demi anak saya yang epilepsi bisa minum obat seumur hidup” ucap Kakek Dave (71 Tahun).
***
Sudah 36 tahun anak Kakek Dave, Andreas, menderita penyakit Epilepsi. Gejalanya sering kumat setiap hari mulai kejang-kejang, sesak napas sampai pingsan mendadak. Ia harus minum obat rekomendasi dokter seumur hidupnya.
Sekali minum obat, Andreas harus menelan 6 butir obat yang harganya Rp8.000/butir. Total biaya yang dikeluarkan sehari bisa capai lebih dari Rp144.000 karena ia harus minum obat 3 kali sehari.
Sementara itu Kakek Dave dengan tubuh rentanya masih harus banting tulang menerima orderan ojek online dari jam 3 subuh sampai jam 8 malam. Hasil yang didapat hanya kisaran Rp30.000-Rp50.000 saja seharian.
Pengalaman paling menyedihkan adalah saat Andreas kehabisan obat dan Kakek Dave juga kehabisan uang. Kakek berkeliling mencari toko atau apotek yang mau memberikan obat ditukar dengan tabung gas miliknya.
Begitu memilukan perjuangan Kakek Dave untuk anak semata wayangnya. Anaknya sudah tidak punya harapan untuk kerja karena tak ada yang mau menerima pekerja dengan penyakit Epilepsi.
Sahabat, saat ini Kakek Dave dan Andreas sangat membutuhkan bantuanmu untuk bisa sama-sama bertahan karena mereka hanya punya satu sama lain saat ini. Donasikan bantuanmu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan melalui email.
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.
![]()
Menanti doa-doa orang baik