Wajah Putra Hancur Tersiram Air Keras Oleh Ayah !!!!
Terasa Tersambar Petir di siang hari waktu itu, yang dirasakan oleh Ibu Puput, yaitu seorang ibu muda yang tidak pernah di sangka-sangka suaminya yang tiba-tiba kalap mengamuk di rumah dan menyiramkan air keras ke wajah Ibu Puput istrinya dan putra semata wayangnya, yaitu Putra Mahardika (2 tahun) .

Wajah Putra hancur, melepuh dan berdarah saat air keras itu mengenai wajah kecilnya.
Tanpa pikir panjang Ibu Puput langsung membawanya ke RSUD di Kediri, untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Setelah beberapa hari di RSUD Kediri, Putra akhir nya di rujuk ke rumah sakit yg lebih lengkap di Surakarta, di karenakan luka bakar di wajah Putra yang sangat parah.

Putra didiagnosa mengidap Other Specified Disolder Of Skin atau biasa disebut dengan gangguan lain yang di temukan pada kulit dan jaringan subkutan.
Wajah, mata sebelah kiri Putra terkena siraman air keras itu hingga mengalami kerusakan sel kulit. Putra diharuskan untuk menjalani pengobatan lebih lanjut juga kontrol” rutin di rumah sakit.
Putra juga harus jalani operasi untuk mata dan hidungnya karena mata dan hidung Putra tertutup oleh kulit.
Sedangkan ibu putra tergolong orang yg tidak mampu, untuk hidup sehari-sehari saja serba kekurangan apalagi harus membayar biaya pengobatan Putra. Ibu Putra adalah seorang penjual jasa cuci baju. Hanya itu yang bisa Bu Puput lakukan sembari merawat dan menjaga Putra. Tak jarang Bu Puput berhutang ke tetangga dan saudara untuk pengobatan Putra.


#Orangbaik, yuk kita sama-sama membantu Ibu Putra, agar Putra bisa tertolong.
Sahabat, maukah kamu membantu meringan kan beban ibu puput untuk menyembuhkan putra? Mari salurkan bantuan terbaikmu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran transfer Bank
4. Dapatkan laporan melalui WhatsApp paling lambat 2x24 jam setelah berdonasi.
Terima Kasih Orang Baik!
Donasi dari galang dana ini juga akan digunakan untuk penerima manfaat lansia lainnya di bawah naungan Yayasan Sahabat Gotong Royong.