
Di usia 91 tahun, Mbah Tumiran masih harus keliling jualan pisang goreng demi bisa makan hari itu. Tapi kenyataannya, penghasilan yang beliau dapat sering cuma sekitar 15 ribu rupiah. Jumlah sekecil itu bahkan nggak cukup untuk makan layak, dan nggak jarang beliau harus menahan lapar sendirian.

“Yang penting bisa makan hari ini, besok dipikir lagi…”
Setiap hari, dengan langkah yang sudah gemetar, Mbah Tumiran tetap memaksa diri berjalan menawarkan dagangannya. Tapi makin ke sini, dagangannya sering nggak habis, sementara tenaga beliau terus berkurang. Kadang, karena kelelahan dan belum makan, beliau sampai tertidur di pinggir jalan.
Nggak ada keluarga yang menemani, nggak ada yang benar-benar bisa diandalkan setiap hari. Bantuan dari sekitar juga nggak selalu ada. Di saat tubuhnya sudah sangat lemah, beliau tetap harus berjuang sendiri hanya untuk bertahan hidup.

Tempat tinggalnya pun jauh dari kata layak. Gubuk sederhana yang hampir roboh jadi satu-satunya tempat beliau pulang, meski hujan dan dingin sering masuk begitu saja.
Lewat donasi ini, kamu bisa bantu Mbah Tumiran untuk tetap makan setiap hari dan punya tempat tinggal yang lebih aman. Kirim bantuan terbaik dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan via email.
![]()
Menanti doa-doa orang baik