
“3 hari Almaira dirawat di sana, dokter juga belum tahu pasti apa penyakitnya sehingga kami disarankan untuk ke RS Dr Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ya Allah mas, begitu pas tau diagnosanya, badan saya lemas sejadi-jadinya.”
“Dokter bilang kalau Almaira sakit kanker darah akut, leukemia limfoblastik. Kanker darah dan sumsum tulang yang mempengaruhi sel darah putih”, cerita Ibu Rizki.
Gejala penyakit tersebut dapat berupa kelenjar limfa membesar, memar, demam, nyeri tulang, perdarahan dari gusi, dan sering infeksi. Perawatan yang dibutuhkan termasuk kemoterapi selama beberapa tahun kedepan atau obat khusus yang ditargetkan membunuh sel kanker.
Sudah hampir 1 tahun ini Almaira bolak-balik RS Dr Soetomo, berbagai cara dilakukan orang tuanya agar sang buah hati tetap bisa berobat mulai dari menjual barang-barang di rumah, utang ke saudara dan upaya terakhir adalah menjual motor satu-satunya.
“Saya buruh serabutan, upahnya per hari 40 ribu tergantung ada atau enggaknya kerjaan, mas. Tapi sudah empat bulan ini jarang kerja karena harus antar Almaira ke Surabaya.”
“Butuh biaya yang besar buat biayain dia berobat, makanya saya coba buat jualan motor namun memang belum laku”, lirih Pak Wildan.
#OrangBaik, kita tidak bisa menyepelekan penyakit yang diidap Almaira. Semakin diabaikan, semakin mengancam nyawanya. Mari bantu ringankan beban orang tuanya agar Almaira bisa terus kemoterapi dengan cara:
Terima kasih #OrangBaik telah membantu memperpanjang harapan sembuh untuk Almaira.
![]()
Menanti doa-doa orang baik